Maluku – KAMMI Seram Bagian Barat (SBB) menegaskan kesiapan menyambut pelaksanaan Muktamar KAMMI yang akan digelar di Maluku. Momentum agenda Nasional dinilai menjadi titik penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempertegas arah perjuangan gerakan mahasiswa Islam di daerah.
Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Umum Pengurus Daerah KAMMI SBB, Fatir Patty, menyampaikan bahwa pengakuan negara melalui Kementerian Hukum Republik Indonesia menjadi fondasi kuat dalam mempersiapkan partisipasi dan kontribusi daerah pada forum muktamar.
Menurutnya, Surat Keputusan dari Kementerian Hukum tidak hanya mempertegas legitimasi organisasi secara hukum (de jure), tetapi juga menguatkan posisi organisasi secara faktual (de facto) dalam menjalankan peran kaderisasi, dakwah, dan pengabdian masyarakat.
“Pengakuan negara ini menjadi energi dan kepercayaan diri bagi kami di daerah untuk menyambut Muktamar di Maluku dengan penuh kesiapan. Legalitas yang kuat memastikan seluruh proses konsolidasi berjalan dalam koridor hukum dan konstitusi dibawah arahan Ketua PW KAMMI Maluku yaitu Mustakim” ujar Fatir.
Ia menambahkan bahwa kepemimpinan yang saat ini berjalan merupakan bagian dari mekanisme organisasi yang sah, sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Pengurus Pusat KAMMI serta pengakuan resmi negara. Dengan dasar tersebut, KAMMI SBB terus melakukan penguatan struktur, konsolidasi kader, serta penataan program kerja menjelang Muktamar.
Muktamar KAMMI di Maluku diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antar daerah, merumuskan arah perjuangan ke depan, serta memperkokoh komitmen organisasi dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Fatir menegaskan bahwa KAMMI SBB siap mengambil peran aktif dalam menyukseskan agenda nasional tersebut.
“Kami berkomitmen menjaga soliditas organisasi, memperkuat barisan kader, dan memastikan KAMMI tetap menjadi gerakan mahasiswa yang independen, progresif, dan konstitusional,” tutupnya.





