HUT ke-18 Gerindra, Amir Mahpud: Prabowo Satukan Tokoh Bangsa dan Rawat Kepedulian Sosial

Bandung — Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra dimaknai sebagai penguatan arah perjuangan nasional di bawah kepemimpinan Presiden RI sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang dinilai semakin inklusif dalam merangkul tokoh-tokoh bangsa serta konsisten menanamkan nilai kepedulian sosial.

Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat, H. Amir Mahpud, menegaskan bahwa rangkaian pertemuan Presiden Prabowo dengan berbagai tokoh nasional, kelompok kritis, ormas Islam, dan kepala daerah mencerminkan semangat kebangsaan yang sejalan dengan nilai HUT Gerindra ke-18 bertema “Kompak, Bergerak, Berdampak.”

Bacaan Lainnya

“Di usia ke-18 ini, Gerindra ingin menegaskan bahwa politik bukan hanya soal kekuasaan, tetapi juga soal merawat persatuan dan kepedulian. Apa yang dilakukan Pak Prabowo dengan mengundang tokoh-tokoh nasional adalah teladan kepemimpinan yang menyejukkan,” ujar Amir, Kamis (5/2/2026).

Menurut Amir, kehadiran tokoh-tokoh bangsa menemui Presiden Prabowo menunjukkan bahwa negara dipimpin dengan pendekatan dialog dan kepercayaan, bukan sekadar instruksi kekuasaan.

“Ketika para tokoh bangsa duduk bersama Presiden, itu adalah pesan kuat bahwa perbedaan pandangan tidak menghalangi kebersamaan untuk kepentingan rakyat,” tegasnya.

Amir mengaitkan semangat tersebut dengan peringatan HUT Gerindra yang juga diisi dengan kegiatan sosial bersama anak-anak yatim dan santri madrasah. Ia menilai, kepedulian terhadap anak yatim adalah refleksi nyata dari politik yang berakar pada nilai kemanusiaan.

“Merangkul anak-anak yatim dalam peringatan HUT Gerindra adalah simbol bahwa kekuatan politik harus berjalan beriringan dengan kepekaan sosial. Inilah wajah Gerindra yang ingin kami hadirkan,” kata Amir.

Ia menambahkan, perhatian terhadap anak yatim dan kelompok rentan merupakan pesan moral yang sejalan dengan cara Presiden Prabowo memimpin, yakni membangun bangsa tidak hanya dengan kebijakan, tetapi juga dengan empati.

“Pak Prabowo menunjukkan bahwa negara ini dipimpin dengan hati. Politik yang dirawat dengan empati akan melahirkan kepercayaan dan persatuan,” ujarnya.

Amir berharap, melalui HUT Gerindra ke-18, partai semakin menguatkan peran sebagai penghubung antara negara dan masyarakat, sekaligus penjaga nilai kebangsaan dan kemanusiaan.

“Gerindra harus terus kompak, bergerak, dan memberi dampak, bukan hanya dalam kebijakan nasional, tetapi juga dalam sentuhan nyata kepada rakyat kecil,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *